World Humanoid Robot Games 2025 Dibuka di Beijing

Ajang internasional World Robot Humanoid Games resmi dibuka di Beijing pada Jumat (15/8/2025) dengan meriah. Bertempat di National Speed Skating Oval atau Ice Ribbon, acara ini diikuti 280 tim dari 16 negara yang menampilkan humanoid robot dalam berbagai cabang olahraga dan atraksi. Dengan mengusung konsep olimpiade masa depan, kompetisi ini menarik perhatian dunia karena menghadirkan lebih dari 500 robot humanoid yang bersaing.
Penyelenggaraan World Humanoid Robot Games tidak hanya menjadi ajang pamer teknologi, tetapi juga laboratorium terbuka untuk menguji sejauh mana kemampuan kecerdasan buatan dan rekayasa mekanika mampu bersaing dalam situasi nyata. Dari sprint, sepak bola mini, hingga aksi seni seperti tarian dan kungfu, seluruh mata dunia kini tertuju pada Beijing sebagai pusat inovasi humanoid robot.
Antusiasme Peserta dan Keunikan Cabang Lomba
Kompetisi World Humanoid Robot Games menghadirkan 26 cabang yang bervariasi, mulai dari olahraga tradisional seperti lari cepat, tinju, hingga lomba halang rintang. Selain itu, ada pula cabang layanan publik, di mana robot diminta menyelesaikan tugas sehari-hari seperti penyortiran barang atau membantu kebersihan. Cabang seni juga menjadi daya tarik tersendiri, dengan robot menampilkan tarian modern, kungfu, hingga bermain musik di atas panggung.
Meskipun banyak yang terhibur dengan aksi robot, tantangan teknis tetap menjadi sorotan. Tidak sedikit humanoid robot yang terjatuh saat lomba lari atau tergelincir ketika bertanding sepak bola. Namun, justru hal inilah yang membuat penonton antusias, karena setiap aksi memperlihatkan keterbatasan sekaligus potensi besar teknologi robot humanoid. Beberapa robot unggulan bahkan berhasil mencuri perhatian publik karena mampu menyelesaikan lomba dengan stabilitas yang mengesankan.
Kompetisi ini juga menjadi wadah bagi kolaborasi internasional. Tim dari Eropa, Amerika, hingga Asia saling beradu strategi dalam menciptakan humanoid robot paling adaptif. Dengan dukungan penuh pemerintah China, acara ini diharapkan menjadi ikon baru dalam kalender kompetisi teknologi global.
Lebih dari sekadar ajang hiburan, World Humanoid Robot Games memiliki makna strategis bagi masa depan teknologi dunia. China menjadikan kompetisi ini sebagai langkah untuk memperkuat posisinya dalam inovasi global, khususnya dalam bidang kecerdasan buatan dan robotika. Dukungan besar dari pemerintah menegaskan betapa seriusnya agenda jangka panjang yang ingin dicapai.
Baca juga : AlphaBot 2 Robot Humanoid China Diperkenalkan, Bisa Sajikan Teh Hingga Kerja di Pabrik Otomotif
Para pengamat menilai, lomba ini akan menjadi titik tolak perkembangan robot humanoid untuk aplikasi nyata, mulai dari industri manufaktur, pelayanan publik, hingga sektor kesehatan. Meski teknologi humanoid masih menghadapi tantangan seperti koordinasi gerak dan ketahanan fisik, keberhasilan ajang ini menunjukkan bahwa perkembangan AI embodied semakin mendekati keseharian manusia.
Dengan demikian, World Humanoid Robot Games bukan hanya soal kompetisi, tetapi juga simbol transformasi teknologi yang akan membentuk peradaban masa depan.